#

Sabtu, 28 April 2012

Conversation



 CONVERSATIONIN HOTEL
A = Reservation staff B = Mr Chris Scott
A : Good morning Reservation (of Kimuni Hotel), how may I help you?
B : I want to book a room (make a room reservation)
A : When would you like to stay with us?
B : Around the end of this/the year.
A : All right Sir. We have 3 types of room, standard, deluxe, and suite. The price of the standard room is
Rp 50.000 (fifty thousand rupiah) per night, deluxe room is Rp 100.000 (one hundred thousand rupiah) per night,
and the suite is Rp 200.000 (two hundred thousand rupiah) per night. What(which) type of room would you like to
book?
B : I want to book a deluxe room for me and my wife.
A : Please wait a moment. I will check if the deluxe room is still available for the end of the year.
………………………………………………
A : All right Sir, we still have deluxe room available for the end of the year. May we know your arrival and
departure date?
B : I will arrive on 27th December and depart on January 03rd.
A : All right Sir I will make a room reservation for you. Could I have/know your name please?
B : Chris Scott
A : Could you spell it for me please?
B : C for Charlie, H for Hotel, R for Romeo, I for India S for Sierra. S for Sierra, C for Charlie, O for Oscar,
T for Tango, T for Tango……
A : All right Mr Scott, I have made a room reservation for you. You will check in on December 27 and check out
on January 03, total 7(seven) nights. I will send the confirmation by fax. Could I have your fax number?
B : I am sorry I don’t have fax.
A : How about email?
B : Yes, this is my email address : scott@yahoo.com
A : Thank you. I will send the confirmation by email.
B : Thank you

PERCAKAPAN DI HOTEL

Menerima Pemesanan Kamar
A = Staff Reservasi B = Mr Chris Scott
A : Selamat pagi Reservation (Kimuni Hotel), bagaimana saya bisa/boleh membantu Anda?
B : Selamat pagi. Saya mau memesan kamar.
A : Kapan anda ingin tinggal bersama kita?
B : Sekitar akhir tahun ini
A : Baik Tuan. Kami mempunyai tiga jenis kamar, yaitu standar, deluxe dan suite. Harga kamar standar Rp 50.000
per malam, kamar deluxe Rp 100.000 per malam, dan suite Rp 200.000 per malam. Kamar jenis mana yang ingin tuan
pesan?
B : Saya ingin memesan deluxe room untuk saya dan istri saya.
A : Mohon tunggu sebentar. Saya akan mengecek apakah kamar deluxe masih tersedia untuk akhir tahun ini
…………………………………
A : Baik Tuan, kami masih punya kamar deluxe untuk akhir tahun. Boleh kami tahu kapan tanggal kedatangan dan
keberangkatan anda?
B : Saya akan datang tanggal 27 Desember dan berangkat tanggal 3 Januari.
A : Baik Tuan, saya akan membuatkan pemesanan kamar untuk anda. Bisa saya tahu nama Tuan?
B : Chris Scott
A : Bisakah tuan meng-eja-nya untuk saya?
B : C untuk Charlie, H untuk Hotel, R untuk Romeo, I untuk India S untuk Sierra. S untuk Sierra, C untuk Charlie,
O untuk Oscar, T untuk Tango, T untuk Tango……
A : Terima kasih Mr Scott. Saya sudah membuat reservasi untuk anda. Anda akan check in tanggal 27 Desember dan
check out tanggal 3 Januari. Semuanya 7 malam. Kami akan mengirimkan konfirmasi lewat fax. Bisakah kami minta
nomor fax Anda?
B : Maaf saya tidak punya fax
A : Bagaimana dengan email?
B : Ya, ini alamat email saya : scott@yahoo.com
A : Terima kasih. Saya akan kirimkan konfirmasinya lewat email.
B : Terima kasih.
Handling Check In (I)
A : Receptionist B : Mr Chris Scott
A : Good morning. Welcome to Kimuni Hotel. May I help you?
B : Good morning. I want to check in.
A : Do you have a reservation/Have you got a reservation?
B : Yes, under (the name of) Chris Scott.
A : Please wait a moment. I will check it first.
……………………………………………………………..
A : Yes Mr Scott. We have your reservation for one deluxe room. Check in today and check out on January 03,
total 7(seven) nights. Is that correct (in order)?
B : Yes, It’s correct.
A : Could you fill in this registration form, please.
…………………………………………………………….
B : Here you are. (returning the form to the receptionist).
A : Thank you. How will you pay(settle) your bill?
B : Can I pay by credit card?
A : Sure/Certainly. We accept Amex, Visa, Master, BCA and JCB card.
B : I will pay by Visa Card.
A : Could I imprint your card, please/Could I take an imprint of your credit card, please?
B : Sure. Here you are.
A : Thank you.
………………………………………………..
A : Here you are (returning the card to the guest).
B : Mr Scott, your room number is 4425. Here is the room key. Our bell boy will escort you to the room.
Enjoy your stay with us/Have a nice stay with us.
Menerima Tamu Check In (I)
A : Receptionist B : Mr Chris Scott
A : Selamat pagi. Selamat datang di Hotel Kimuni. Bisa saya bantu (anda)?
B : Selamat pagi. Saya mau check in.
A : Apakah anda punya reservasi?
B : Ya, atas nama Chris Scott
A : Mohon tunggu sebentar. Saya akan mengecek dulu.
…………………………………………………………………
A : Ya, Tuan Scott. Kami punya reservasi anda untuk sebuah kamar deluxe. Check in hari ini dan check out tanggal
3 Januari, totalnya 7 malam. Apakah benar begitu?
B : Ya, Benar.
A : Mohon isi formulir registrasi ini.
………………………………………………………………….
B : Ini (mengembalikan formulir kepada receptionist)
A : Terima kasih. Bagaimana anda akan membayar tagihan(account) anda?
B : Bisakah saya membayar dengan kartu kredit?
A : Tentu. Kami menerima Amex, Visa, Master, BCA dan JCB card.
B : Saya akan membayar dengan Visa Card
A : Bisakah saya meng-imprint kartu anda?
B : Tentu. Ini.
A : Terima kasih.
……………………………………………………………….
A : Ini Tuan (mengembalikan kartu ke tamu)
B : Terima kasih
A : Tuan Scott, kamar anda nomor 4425. Ini kunci kamarnya. Bell boy akan mengantar anda ke kamar. Nikmati tinggal
bersama kami.
Escorting guest to the room (II)
Arrive in front of the room.
Bell boy opens the door and enter the room first (without luggage), followed by the guest. Bell boy return
to take the luggage.
After putting/placing the luggage
A : Mr Scott, would you like me to explain your room facilities?
B : Yes, please.
A : We start from here.
This is the master switch for the power. Insert your key card here, and the power will be on. If you leave
the room, take your key card from here, and the power in the room will be off.
……………………………………….
This is the telephone, which can be used to make an International Direct Dial (IDD) call. Please press “9”
first and then the telephone number…..
This is the remote control for your television, and your minibar is here. This is the form for the minibar.
Please fill in this form if you take a drink or something from the minibar. And this is the remote control for
your Air Conditioner.
Here is your safety deposit box. Please put your valuable things here. You can read how to use it here.
Now we go to the bathroom….
This is the hot and cold water tap. The red one is for the hot water, and the blue one is for the cold water.
Here there are two bottles complimentary mineral water per day. Tooth brush and tooth paste are here, while
the razor blade is here.
Shower cap is here, and here is garbage bag….
This is the laundry bag, and the laundry form. Please fill in the form if you wish to do the laundry…
A : I think that’s all. Is there any questions?
B : No, thank you.
A : You’re welcome. Have a nice stay with us.
Mengantar tamu ke kamar (II)
Tiba di depan kamar.
Bell boy membuka pintu dan masuk ke kamar lebih dulu (tanpa barang), diikuti oleh tamu. Bell boy kembali untuk
mengambil barang tamu.
Setelah menaruh barang
A : Tuan Scott, apakah anda ingin saya menjelaskan fasilitas kamar?
B : Ya, silakan.
A : Kita mulai dari sini.
Ini adalah panel utama untuk listrik. Masukkan kartu kunci (key card) anda di sini, dan listrik akan menyala.
Jika anda meninggalkan kamar, ambil kartu anda dari sini, dan listrik di kamar anda akan mati.
………………………………………………………………………………………….
Ini telephonenya, yang bisa digunakan untuk menelephone langsung ke luar negeri. Tekan “9” terlebih dahulu,
diikuti dengan nomor telephonenya..
Ini remote control untuk televise, dan minibar anda di sini. Ini formulir untuk minibar. Mohon isi formulir ini
jika anda mengambil minuman atau yang lainnya dari minibar.
Dan ini remote control untuk AC anda.
Ini safety deposit box anda. Mohon taruh barang-barang berharga anda di sini. Anda bisa membaca bagaimana cara
menggunakannya, di sini.
Sekarang kita ke kamar mandi….
Ini kran untuk air panas dan dingin. Yang merah untuk air panar, dan yang biru untuk air dingin. Ini ada 2 botol
air mineral gratis per hari. Sikat gigi dan pasta gigi di sini, dan pisau cukur di sini.
Penutup shower di sini, dan ini tempat sampah…
Ini tas untuk laundry, dan formulir laundrynya. Mohon isikan formulir ini jika ingin menggunakan jasa laundry….
A : Saya kira, itu saja. Apakah ada pertanyaan?
B : Tidak, terima kasih.
A : Terima kasih kembali. Nikmati tinggal bersama kami.

CONVERSATION IN BANK / PERCAKAPAN DI BANK

Changing money
A : Teller B : Visitor
A : Good morning, can I help you?
B : Good morning. I want to change money. What is the rate of USD (US Dollar) today?
A : The buying rate is Rp 9.200 (nine thousand two hundred), while the selling price is Rp 9.500
(nine thousand five hundred). Would you like to buy or sell USD?
B : I want to sell USD into Rupiah.
A : How much?
B : USD 1.000 (one thousand Dollars).
A : Please fill in this form first.
B : Thank you.
………………………………………………………
B : Here is the form, and here is the USD.
A : Thank you. I will count first. Please wait a moment.
B : Can I have hundred thousand notes?
A : I will check first.
……………………………………………………….
A : Sir, here is the money. All are in Rp 100.000 notes. Please count first.
B : Thank you. Can I have a plastic bag?
A : Sorry we don’t have plastic bag. You can use this envelope.
B : Thank you.
Menukar uang
A : Teller B : Pengunjung
A : Selamat pagi, bisa saya bantu (anda)?
B : Selamat pagi. Saya ingin menukar uang. Berapa harga USD hari ini?
A : Harga beli untuk satu dollar adalah Rp 9.200, sedang harga jualnya Rp 9.500. Apakah anda ingin membeli
atau menjual USD?
B : Saya ingin menjual USD ke Rupiah.
A : Berapa?
B : USD 1.000,-
A : Mohon isi formulir penukaran ini dulu.
B : Terima kasih.
…………………………………………………
B : Ini formulirnya, dan ini USD nya.
A : Terima kasih. Saya akan hitung dulu. Mohon tunggu sebentar.
B : Apakah saya bisa minta pecahan Rp 100.000?
A : Saya akan cek dulu.
…………………………………………………
A : Pak, ini uangnya. Semua dalam pecahan 100.000. Mohon hitung terlebih dahulu.
B : Terima kasih. Bisa saya minta tas kresek?
A : Maaf kami tidak punya tas kresek. Bapak bisa gunakan amplop ini.
B : Terima kasih.
Transfering Money
A : Teller B : Visitor
A : Good morning, Sir
B : Good morning. I want to transfer money to Pratama Bank in Surabaya
A : How much?
B : Rp 500.000 (Five Hundred Thousand Rupiahs)
A : Would you like the normal transfer or RTGS (Real Time Gross Settlement)?
B : What is the different?
A : The normal transfer will take 2-3(two or three) working days, and RTGS will take around 3 hours.
B : How about the fee?
A : The normal transfer Rp 5.000 (five thousand rupiahs), dan RTGS Rp 25.000 (twenty five thousand rupiahs)
B : Just the normal transfer
A : Thank you. Please fill in this form first.
B : Thank you.
…………………………………………………………………
B : Here is the form, Madam.
A : Thank you. Can I count the money?
B : All right, here you are.
A : Thank you. Please wait a moment.
………………………………………………………………….
A : Sir, here is the transfer receipt. Please keep well.
B : Thank you.
A : You’re welcome
Mentransfer Uang
A : Teller B : Pengunjung
A : Selamat pagi, Pak.
B : Selamat pagi. Saya ingin mentransfer uang ke Bank Pratama Surabaya
A : Berapa jumlahnya?
B : Rp 500.000
A : Apakah anda ingin transfer biasa atau RTGS?
B : Apa bedanya?
A : Transfer biasa akan tiba dalam 2-3 hari kerja, dan RTGS akan tiba sekitar 3 jam.
B : Bagaimana dengan biayanya?
A : Transfer biasa RP 5.000, dan RTGS RP 25.000,-
B : Transfer biasa saja.
A : Terima kasih. Mohon isikan formulir ini terlebih dahulu.
B : Terima kasih
……………………………………………….
B : Ini formulirnya, Bu
A : Terima kasih. Bisa saya hitung uangnya?
B : Baik, ini.
A : Terima kasih. Mohon tunggu sebentar…..
……………………………………………….
A : Pak, ini bukti transfernya. Mohon disimpan dengan baik.
B : Terima kasih.
A : Terima kasih kembali.

DAILY CONVERSATION / PERCAKAPAN SEHARI-HARI

Going to Uncle’s House
A : William B : Erick
A : Hello… Erick..!?
B : Oh, hello William.. How are you ?
A : I’m fine. Thank you. How about you ?
B : I’m fine, too. You bring a lot of things. Where do you want to go, anyway ?
A : I want to go to my uncle’s house.
B : Oh, I see.
A : Yes, tomorrow is my uncle’s birthday.
B : Really..!?
A : Yes Erick.
B : And have you buy something special for your uncle?
A : Yes, I have.
B : May I know, what is it?
A : Of course. I bought a very good wallet. Made in Italy.
B : Wow… Your uncle must be happy to receive it.
A : I hope so.
B : By the way, are you alone to go there?
A : Yes, I am.
B : If you don’t mind, I can escort you till there by car.
A : Are you serious…!?
B : Yes, I am.
A : It takes about 2 hours, you know.
B : It’s okay, william.
A : You are very kind to me. Thank you so much, Erick.
B : You are my friend. And don’t be silly.
A : Oh, okay. Please, forgive me.
B : Then, shall we go now?
A : OK.
B : Good. Let’s go now.
Pergi ke Rumah Paman
A : William B : Erick
A : Halloo… Erick..!?
B : Oh, halo William.., apa kabar?
A : Aku baik-baik saja. Makasih. Gimana kabarmu?
B : Aku juga baik-baik saja. Kamu membawa banyak sekali barang. Memangnya mau kemana?
A : Aku ingin pergi ke rumah paman ku.
B : Oh, begitu.
A : Iya. Besok paman ku berulang tahun.
B : Benarkah?
A : Iya, Erick.
B : Dan apakah kamu sudah membeli sesuatu hadiah istimewa buat paman mu ?
A : Iya, sudah.
B : Boleh aku tau apa itu ?
A : Tentu. Aku membelikannya sebuah dompet yang sangat bagus sekali. Buatan Italy.
B : Wow… Pamanmu pasti sangat senang sekali menerimanya.
A : Aku juga berharap begitu.
B : Ngomong-ngomong, apakah kamu pergi sendirian aja ke sana?
A : Iya benar.
B : Kalau kamu tidak keberatan, aku bisa mengantarkanmu sampai ke sana?
A : Apa kamu sungguh-sungguh ?
B : Iya.
A : Bisa memakan waktu selama 2 jam, lho?
B : Gak apa-apa William.
A : Kamu baik sekali. Terima kasih banyak yah Erick.
B : Kamu kan teman ku. Jangan jadi bodoh.
William : Oh, maafin yah.
A : Kalau begitu, apakah kita berangkat sekarang aja?
William : Baiklah.
B : Bagus. Yuk, kita berangkat sekarang.
Roasted Fish
A : Do you like eating fish?
B : Yes, I like salted fish. How about you?
A : I also like eating fish. I like roasted fish.
B : Where do you usually buy it?
A : If I have time, I usually buy it in a small warung/shop on the beach.
B : What time do you usually go there?
A : It opens from 03.00 PM (three o’clock) until about 10.00 – 11.00 PM (ten or eleven o’clock/PM).
B : How much is it?
A : If it’s small / The small one is, around Rp 20.000 (twenty thousand Rupiahs), and the big one is around
Rp 35.000 (thirty five thousand Rupiahs) up to Rp 50.000 (fifty thousand Rupiahs).
B : Is the price including rice and vegetable?
A : Yes, including rice, vegetable, and hot or sweet sauce.
B : How about (the) drink?
A : Drink is not included. You should pay extra for the drink.
B : One day, please take me there.
A : Yes, my pleasure.
B : Thank you.
Ikan Bakar
A : Apakah kamu suka makan ikan?
B : Ya, aku suka ikan asin. Bagaimana dengan kamu?
A : Aku juga suka makan ikan. Aku suka ikan bakar.
B : Dimana biasanya kamu membelinya?
A : Kalau aku punya waktu, aku biasanya membelinya di sebuah warung kecil di pinggir pantai.
B : Jam berapa biasanya kamu ke sana?
A : Bukanya mulai jam 3 sore sampai sekitar jam 10 atau 11 malam.
B : Berapa harganya?
A : Kalau yang kecil, sekitar Rp 20.000, dan yang besar sekitar Rp 35.000 sampai Rp 50.000.
B : Apakah harga itu sudah termasuk nasi dan sayur?
A : Ya, sudah termasuk nasi, sayur, dan sambal pedas atau manis.
B : Bagaimana dengan minuman?
A : Minuman tidak termasuk. Kamu harus membayar extra untuk minuman.
B : Kapan-kapan, ajak aku ke sana ya.
A : Ya, dengan senang hati.
B : Terima kasih.
Cat
A : Do you have cat at home?
B : Last time I had, but now no. My mother doesn’t like cat. How about you?
A : I have one male cat. The hair is yellow and white. I like him very much. I often play with him.
B : Do you make a special house for him?
A : No, I don’t make it for him.
B : Where does he sleep?
A : More often outside the house. But, if it rains, in the living room.
B : What do you usually feed him?
A : He likes salted fish. Sometimes I buy special cat food for him.
B : Actually I want to have a cat again, but my mother doesn’t allow/prohibit me.
A : Temporary don’t have it first. Maybe later, if she has changed her mind.
B : Thank you for your advice.
Kucing
A : Apakah kamu punya kucing di rumah?
B : Dulu aku punya, tapi sekarang tidak. Ibuku tidak suka kucing. Bagaimana dengan kamu?
A : Aku punya satu kucing jantan. Warna bulunya kuning dan putih. Aku sangat menyukainya. Aku sering bermain
dengannya.
B : Apakah kamu membuatkannya kandang khusus?
A : Tidak. Aku tidak membuatkannya kandang.
B : Dimana dia tidur?
A : Lebih sering di luar rumah. Tapi kalau hujan dia tidur di ruang tamu.
B : Apa yang biasanya kamu kasi makan?
A : Dia suka ikan asin. Kadang aku membelikan makanan kucing khusus.
B : Sebenarnya aku ingin memelihara kucing lagi, tapi ibuku melarangnya.
A : Sementara jangan dulu. Mungkin nanti jika ia sudah berubah pikiran.
B : Terima kasih nasehatmu.
Reading a Newspaper
A : Do you often read newspaper?
B : Sometimes. My mother sometimes brings it from her working place.
A : What do you like to read most?
B : I like news most, especially news about other country. Someday I want to go overseas.
A : You should be able to speak English if you want to go overseas.
B : Yes, I will learn it from now.
A : Is there also English lesson in the newspaper?
B : Yes, but very little.
A : Oh ya, what paper do you often read?
B : Pos Kota paper. How about you? Do you also like to read newspaper?
A : Actually I like, but I don’t have newspaper to read. My mother never brings it for me.
B : One day I will bring it for you.
A : Thank you.
Membaca Koran
A : Apakah kamu sering membaca koran?
B : Kadang-kadang. Ibuku kadang membawanya dari tempat kerjanya.
A : Apa yang paling suka kamu baca?
B : Aku paling suka berita, terutama berita tentang luar negeri. Suatu saat aku ingin pergi ke luar negeri.
A : Kamu harus bisa berbahasa Inggris kalau kamu ingin ke luar negeri.
B : Ya, aku akan mempelajarinya dari sekarang.
A : Apakah di koran juga ada pelajaran Bahasa Inggris?
B : Ada juga, tapi sangat sedikit sekali.
A : Oh ya, Koran apa yang sering kamu baca?
B : Koran Pos Kota. Bagaimana dengan kamu? Apakah kamu suka membaca koran juga?
A : Sebenarnya suka, tapi aku tak punya koran untuk dibaca. Ibuku tidak pernah membawanya untukku.
B : Kapan-kapan aku akan membawakannya untukmu.
A : Terima kasih….

CONVERSATION AT SCHOOL

Pencil Sharpener
A : Do you bring pencil sharpener?
B : Yes, (I) bring. Here.
A : I borrow for a moment. Mine is brought by my sister.
B : Ya, just use it.
A : How much did you buy it?
B : Two for one thousand.
A : Oh, not so expensive. Please buy two for me / Can you buy two for me?
B : Yes, this afternoon I will buy it for you.
A : Here is the money. Thank you.
B : You’re welcome.
Peruncing Pensil
A : Apakah kamu membawa peruncing pensil?
B : Ya, bawa. Ini.
A : Aku pinjam sebentar. Punyaku dibawa oleh adikku.
B : Ya, pakai saja.
A : Berapa kamu membelinya?
B : Seribu dapat dua.
A : Oh, tidak begitu mahal. Aku titip beli dua ya?
B : Ya, nanti sore aku akan membelinya untukmu.
A : Ini uangnya. Terima kasih.
B : Terima kasih kembali.
Buying Ballpoint
A : Yesterday I went to Toko 5000 (5000 shop).
B : Toko 5000? What is it?
A : Toko 5000 is a shop which most of the items sold for Rp 5000 atau priced Rp 5000 (five thousand rupiahs).
B : Oh yes? (atau Is it?) I just know. Where is the location?
A : On Gatot Subroto street, not far from my house.
B : What items are sold there (available there)?
A : It’s vary. Starting from school needs, books, papers, ballpoint, and also house tools.
B : What did you buy yesterday?
A : I just bought a dozen of ballpoints.
B : How much?
A : Ya…, Rp 5.000. The name is Toko 5000.
B : One dozen of ballpoints for Rp 5000? So, less than Rp 500 per piece? Is the quality good?
A : Ya.., it’s fair enough/good enough. I bought it/them for me and my brothers.
B : I also want to buy it/them. Can I see one of your ballpoint?
A : Here.
B : Thank you. This afternoon I go there….
Membeli Pulpen
A : Kemarin aku pergi ke toko 5000
B : Toko 5000? Apa itu?
A : Toko 5000 adalah toko yang rata-rata barangnya berharga Rp 5.000,-
B : Oh ya? Aku baru tahu. Di mana lokasinya?
A : Di Jalan Gatot Subroto, tidak jauh dari rumahku.
B : Barang-barang apa saja yang dijual di sana?
A : Macam-macam, mulai dari kebutuhan sekolah, buku-buku, kertas, pulpen, dan juga peralatan rumah tangga.
B : Apa yang kamu beli di sana kemarin?
A : Aku hanya membeli selusin pulpen.
B : Berapa harganya?
A : Ya Rp 5.000. Namanya juga Toko 5000.
B : Selusin pulpen Rp 5.000? Jadi kurang dari Rp 5.00 per biji? Apakah kualitasnya bagus?
A : Ya, lumayan. Aku membelinya untuk aku dan adik-adikku.
B : Aku juga ingin membelinya. Boleh lihat satu pulpenmu?
A : Ini.
B : Terima kasih. Nanti sore aku ke sana

Kamis, 26 April 2012

kasus ambalat

Kasus Ambalat : Indonesia Tegas, Malaysia Protes

Seperti dikutip dari AntaraNews, Pemerintah Indonesia dan DPR telah sepakat untuk bersikap tegas mengenai kasus Ambalat. Indonesia tidak akan tawar menawar lagi mengenai status Ambalat sebagai bagian dari wilayah Republik Indonesia dan itu merupakan harga mati.
Menurut Wakil Ketua Komisi I DPR Bidang Pertahanan Yusron Ihza Mahendra, Pemerintah RI mendukung penuh langkah-langkah Komisi I DPR RI untuk melakukan kontak di Maysia dengan sejumlah pejabat negara tetangga itu. Hal ini telah disepakati oleh delegasi Komisi I DPR RI dengan Presiden SBY mewakili pihak Pemerintah pada Sabtu malam (6/6) kemarin.
Rapat yang dipimpin langsung Presiden Yudhoyono itu, demikian Yusron Ihza Mahendra, dihadiri antara lain oleh Menko Polhukam, Menhan, Panglima TNI, Kapolri, Menkumham, Wakil Menlu, dan Ka BIN.

Sementara dari kalangan Komisi I DPR RI terdiri dari Yusron Ihza Mahendra dari fraksi gabungan Bintang Pelopor Demokrasi, Happy Bone Zulkarnaen dari Golkar, Andreas Pareira dari PDIP, Joko Susilo dari PAN, Shidiq Wahab dari Partai Demokrat dan Ketua Komisi I Theo L Sambuaga dari Golkar.
Dalam rapat tersebut Presiden RI Susilo bambang Yodhoyono menekankan kembali sikap tegas pemerintah bahwa persoalan kedaulatan bukan merupakan hal yang dapat dikompromikan.
Ambalat sebagai milik Indonesia adalah harga mati dan apa yang berkembang selama ini soal klaim mengklaim kepemilikan Ambalat hanyalah klaim sepihak yang dilakukan Malaysia.
Yusron juga mengungkapkan bahwa meskipun Presiden Yodhoyono menekankan agar mengutamakan jalan diplomasi terhadap kasus Ambalat namun bukan berarti Indonesia juga tidak akan bersikap lebih tegas
Indonesia juga melalui Komisi I DPR RI, seperti diungkapkan salah satu delegasi Effendy Choirie, telah menyampaikan protes keras atas sikap Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) yang bertindak provokatif di wilayah perairan Republik Indonesia, khususnya di Blok Ambalat.
“Pertama, kami menyampaikan protes kepada Pemerintah Malaysia melalui Menhan Malaysia, agar tidak melakukan provokasi di perbatasan perairan Blok Ambalat dengan mengoperasikan patroli-patroli militer yang melewati garis batas kedaulatan wilayah Indonesia,” ungkapnya.
Kedua, lanjutnya, Choirie meminta Menteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi untuk menjadikan jabatannya sebagai sarana mempercepat penyelesaian sengketa kedua negara khususnya soal Blok Ambalat.
“Sebagai orang penting nomor tiga di Malaysia, Menhan yang keturunan Jogya dan yang baru tiga bulan menjabat posisi tersebut, kami ajak untuk menjalin persahabatan yang lebih erat lagi. Semua masalah diselesaikan secepatnyalah,” kata Choirie yang mengaku telah lama bersahabat dengan Ahmad Zahid Hamidi .
Masih menurut Choirie, Ahmad Zahid Hamidi memberikan tanggapan positif dan menyatakan pihaknya memahami protes Pemerintah dan rakyat Indonesia.
“Tetapi, dia juga menyampaikan nota protes kepada Pemerintah RI karena menurut dia Tentara Nasional Indonesia (TNI) pernah melakukan pelanggaran perbatasan sebanyak 13 kali,” ungkap Choirie.
Meskipun menyampaikan protes balik kepada pemerintah Indonesia namunMenteri Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Dr Ahmad Zahid Hamidi menyatakan negaranya tidak akan berperang dengan Republik Indonesia.
Lebih lanjut Menhan Malaysia juga berjanji selama menduduki jabatannya akan berusaha mempercepat proses penyelesaian sengketa RI-Malaysia tersebut.

Hack Deep Freeze

============Pake xDeepFreeze=============
1. Download xDeepFreeze di sini.
2. ekstrak ke C:\xDeepFreeze
3. Jalankan file Run_Me.exe. Muncul file “mcr.bat” dan “XDeepFreeze.exe” akan terload.
4. Pada XDeepFreeze, Tekan “Stop DeepFreeze”, untuk menghentikan “frzstate.exe”
5. Bersihkan registry yang dibuat Deep Freeze saat instalasi, tekan “Clean Registry”.
6. Jalankan command.com di folder C:\xDeepFreeze
7. Jalankan mcr.bat. Ini akan membersihkan file “persifrz.vxd”.
8. Klik Exit. Deep Freeze tinggal sejarah.
============Pake Deep Unfreezer (Deep Freeze dibawah v.6)=============
1. Download Deep Unfreezer di sini.
2. Jalankan aplikasi. Klik Load Status.
3. Pilih Boot Thawed. Klik Save Status.
4. Reboot
============Pake PE Builder (Live CD Windows)=============
Cara yang satu ini saya kutip dari Wikianswer. Aplikasi yag harus disiapkan adalah PE Builder. Anda bisa mendapatkannya di sini. Selain itu, anda membutuhkan file instalasi Windows (XP Home/ Pro dengan minimal SP 1 atau Server 2003).
Langkah-langkah yang harus dilakukan cukup panjang. Pertama-tama, kita harus membuat CD Startup Windows.
1. Pastikan sistem memiliki ruang kosong 500 MB.
2. Copy file instalasi Windows ke folder khusus di Harddisk.
3. Install PE Builder, lalu jalankan aplikasi ini.
4. Setelah menyetujui License Agreement, akan muncul tampilan utama PE Builder.
5. Masukkan lokasi file instalasi Windows.
6.Pada dialog PE Builder, pilih opsi “Burn CD/DVD”. Ketika anda menggunakan CD RW (bisa dihapus), pastikan bahwa pilihan “AutoErase RW” diaktifkan. Pilihan “burn using” harus diset ke “StarBurn”. Kalau anda ingin CD otomatis dikeluarkan setelah proses burning selesai, centangi “Eject after burn”. Pilih cd writer anda dari daftar device.
7. klik “build”. PE builder akan meminta ijin membuat direktori BartPE, jawab Yes.
8. Lisensi dari Microsoft Windows tampil. Baca dan pilih agree untuk melanjutkan.
9. Tunggu sampai selesai.
Langkah selajutnya, silakan retart komputer dan masuk ke BIOS. Ubah urutan booting agar boot melalui CD. Setelah masuk ke live CD Windows, lakukan langkah-berikut.
1. Jalankan regedit.
2. Buka menu Find dan masukkan “UpperFilters”. Jangan lupa centangi “only the Values”.
3. Jika telah ditemukan, lihat apakah terdapat baris yang mencantumkan driver Deep Freeze (DeepFrz atau DepFrzLo) lalu hapus. hapis juga baris untuk ThawSpace (ThwSpace), biarkan sisanya. Tekan F3 untuk melanjutkan pencarian dan ulangi proses diatas sampai value UpperFilters tidak ada di key HKLM\MySystem.
4. Tuju ke HKLM\MySystem\Select lalu buka value bernama Default. Di sini terdapat key untuk control set yang akan digunakan system saat booting. Jika nilainya 1 maka akan tertulis ControlSet001, jika 2 akan tertulis ControlSet002, dst. Ingat control set itu
5. Lalu tuju ke HKLM\MySystem\ControlSetXXX(sesuai default)\Services lalu hapis key yang bernama driver Deep Freeze (DeepFrz atau DepFrzLo dan DepFrzHi). Lalu hapus juga driver ThawSpace (ThwSpace).
6. Reboot system secara normal.
7. Selesai sudah.
Bila ada langkah-langkah yang kurang jelas, silakan periksa referensi.

دُوأَ يَافي


1. Cara Pemasangan Pagar Ghoib Dengan Doa Khusus
Dari hadist yang bersumber dari Suhail dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan akan kabur dari rumah yang dibacakan surah Al-Baqarah” (H.R. Muslim dalam Nysafirrin, No.212).
Bila suatu rumah atau tempat telah terjadi gangguan dari JIN usil maka cara ini dilakukan minimal dalam 3 hari berturut-turut. Sampai memastikan tidak ada lagi gangguan dari makhluk halus tersebut.
***
2. Cara Pemasangan Pagar Ghoib Dengan Media Air Rajah
1. Pada permulaan bulan Muharam, tulislah ayat suci berikut ini pada selembar kertas.
http://rasasejati.files.wordpress.com/2010/01/al-araaf-97-99.jpg?w=300&h=104
2. Kemudian rendam tulisan tersebut pada seember air.
3. Lalu percikan air ini di pojok-pojok rumah. Semoga dengan ikhtiar ini rumah aman dari gangguan makhluk halus.
***
3. Cara Pemasangan Pagar Ghoib Dengan Rajah Asma’
Tulis Rajah Segel Ghoib berikut ini pada selembar kertas, dan tempelkan diatas pintu masuk rumah anda:
segel pagar ghaib
Artinya : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku serahkan urusanku kepada Allah. Semoga Allah menolak serangan orang-orang kafir itu. Allah amat besar kekuatan(Nya) dan amat keras siksa(Nya).”
***
4. Cara Pemasangan Pagar Ghoib Dengan Media Batu
Tentunya benda yang akan dijadikan sarana sebagai pagar ghoib harus diAsma’ atau diberi doa terlebih dahulu. Caranya sebagai berikut:
  1. Sediakan batu biasa dan batu pengasah senjata tajam (ungkal).
  2. Kedua batu tersebut lalu dibacakan Surat Al Fiil 40 x  dan Surat Alam Nasyrah 40 x.
  3. Setiap mendapat 10 kali bacaan lalu ditiupkan ke kedua batu tersebut.
  4. Setelah selesai dibacakan 40 kali, cara pemakaiannya dua batu tersebut dipendam ditengah-tengah rumah.
InsyaAllah setiap pencuri atau orang yang bermaksud jahat yang ingin mengganggu rumah tersebut akan menjadi bingung. Jika menghadapi orang seperti itu jangan sekali-kali disakiti / digebuki. Temuilah dengan hati lapang serta nasehati jika perlu berilah makan. Insya Allah mereka akan sadar.
***
5. Pemasangan Pagar Ghoib Dengan Media Bambu Kuning
Pagar ghoib dengan media bambu Kuning ini cukup ampuh khususnya untuk menangkal pencuri dan orang-orang yang berniat jahat.
Tata caranya :
  1. Sediakan Bambu Kuning sebesar jari dengan panjang kira-kira 10 cm.
  2. Bacakan Asma berikut ini sebanyak 1000 kali :”Wa ja’alnaa mim baini aidiihim saddaw, wa min kholfihim saddan, fa agh-syainaahum, fahum laa yubshiruun.” (Artinya : “Dan Kami adakan dihadapan mereka dinding dan dibelakang mereka dinding pula, dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat)
  3. Setelah selesai membaca 1000 x, kemudian membaca: “Ya Allah, hamba memohon berkah dari ayat Yasiin ini, lindungilah tempat/rumah kami dari mereka orang-orang yang berniat jahat dan merugikan. Jadilah aman Sentosa karena Allah Ta’ala”.
  4. Lalu tiup bambu kuning tersebut 3 kali.
  5. Kemudian tancapkan Batang bambu Kuning ini dirumah atau pekarangan yang akan di pasangi Pagar Ghoib. Bisa juga dipasang di bagian atas rumah (kayu atap).
Ketika menancapkannya sambil membaca Asma’ ayat Yasiin (Wa ja’alnaa …dst) seperti diatas tadi.
***
6. Pemasangan Pagar Ghoib Dengan Media Kulit Kambing
Pagar ghoib dengan media Kulit kambing ini sangat ampuh khususnya digunakan untuk menetralkan tanah, lokasi atau tempat-tempat yang angker (didiami makhluk halus usil). Jika sebidang tanah dipasangi “tumbal” Pagar Ghoib Kulit Kambing ini maka semua makhluk halus (JIN usil) yang mendiami lokasi tersebut akan pergi dan berpindah tempat dengan sendirinya, tanpa membawa akibat. Sehingga akhirnya lokasi tersebut jadi aman dari gangguan ghoib/JIN.
Tatacaranya :
  1. Siapkan sepotong kulit Kambing gibas.
  2. Sebelum melakukan ritual ini terlebih dahulu badan harus suci.
  3. Awalilah dengan membaca: “Bismillahirrohmanirrohim” sebanyak 133 kali.
  4. Kemudian tulis Rajah berikut pada kulit kambing tadi :
http://rasasejati.files.wordpress.com/2010/01/rajah-anti-jin2.jpg?w=500
Cara pemakaiannya : Kulit kambing yang telah di Rajah tersebut kemudian dibungkus (agar tidak rusak / busuk) lalu dipendam pada tanah/lokasi yang dimaksud.

Dampak Persengketaan HI

Sebagai dampak dari belum terselesaikannya status wilayah perbatasan antar negara yang diwarnai dengan krisis energi dan sumber daya alam yang tengahmelanda. Hingga permasalahan perbatasan dan klaim atas wilayah terutama yangmemiliki kandungan potensi sumber daya alam mineral dan fosil sangat potensialmenjadi pemicu ketegangan antar negara yang saling bertetangga. Krisis energidan sumberdaya alam yang tengah melanda dunia, memaksa negara-negaratetangga yang berbatasan dengan wilayah Indonesia akan mengeksplorasi danmengklaim wilayah Indonesia sebagai wilayah mereka.
Hingga kini, wilayah laut Indonesia berbatasan dengan sepuluh negara yaituMalaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, India, Papua Nugini, Palau,Timor Leste dan Australia, semua perbatasan itu hingga kini belum dapatdiselesaikan. Pulau-pulau terluar merupakan sumber kekayaan sekaligus menjadisumber sengketa di beberapa negara kepulauan.Kondisi geografi Indonesia sebagai negara kepulauan yang dipersatukan olehlautan dengan Pancasila sebagai ideologi bangsa telah melahirkan suatu budaya politik persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalamusaha mencapai kepentingan, tujuan dan cita-cita nasional, bangsa Indonesiadihadapkan pada tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang harusditanggulangi.
Sengketa perebutan Pulau Miangas antara Indonesia dengan Filipina telah ada padatahun 1979. Akan tetapi sesungguhnya, perebutan wilayah Pulau Miangas sudahsejak dahulu sebelum adanya Indonesia dan Filipina. Pada tahun 1928, Amerikasebagai penguasa Filipina dan Belanda sebagai penguasa Indonesia khususnyaSulawesi Utara tengah memperebutkan pulau Miangas.Akhirnya pada tanggal 4 April 1928, Pulau Miangas resmi menjadi milik Belanda.Beruntunglah berkat putusan arbiter internasional yang bernama DR. Max Huber ,maka Pulau Miangas sah ditetapkan menjadi milik Belanda. Sehingga secaraotomatis pasca kemerdekaan Indonesia atas Belanda maka Pulau Miangas secararesmi menjadi bagian dari wilayah Indonesia.Pulau Miangas dan Pulau Manoreh berdasarkan peta Spanyol 300 tahun lalu danTrakat Paris tahun 1989, merupakan wilayah Philiphina. Pernyataan KonsulatJenderal RI untuk Davao City Filipina yang mengejutkan bahwa Pulau Miangasdan Pulau Manoreh berdasarkan peta Spanyol 300 tahun lalu merupakan wilayahPhiliphina, bahkan masalah ini dengan UU pemerintah Filipina yang baru, kedua pulau ini telah masuk pada peta pariwisata Filipina. Pemerintah Filipina mengakuikeberadaan pulau Miangas sebagai miliknya berdasarkan Trakat Paris tahun 1989,Trakat Paris tersebut memuat batas-batas Demarkasi Amerika serikat (AS) setelahmenang perang atas Spanyol yang menjajah Filipina hingga ke Miangas atau LaPalmas. Trakat itu sudah dikomunikasikan Amerika Serikat ke Pemerintah HindiaBelanda, tetapi tidak ada reservasi formal yang diajukan pemerintah hindia Belandaterhadap Trakat itu.Sengketa Indonesia dengan Filipina adalah perairan laut antara P. Miangas(Indonesia) dengan pantai Mindanao (Filipina) serta dasar laut antara P. Balut(Filipina) dengan pantai Laut Sulawesi yang jaraknya kurang dari 400 mil.Disamping itu letak P. Miangas (Indonesia) di dekat perairan Filipina, dimanakepemilikan P. Miangas oleh Indonesia berdasarkan perundingan antara AmerikaSerikat dan Hindia Belanda di atas kapal Greenphil tanggal 4 April 1928 berkat putusan arbiter internasional yang bernama DR. Max Huber, memutuskan Pulau
Miangas masuk ke wilayah kekuasaan Hindia Belanda karena persamaan budayadengan masyarakat Talaud. Semakin dipertegas diresmikannya tugu perbatasanantara Indonesia dengan Filipina di tahun 1955, dimana Miangas berada di wilayahIndonesia.Di Kecamatan Nanusa, Kabupaten Talaud, Pulau Miangas merupakan titik terluar yang paling jauh dan berbatasan dengan Filipina. Dalam adat Nanusa, Miangasdisebut Tinonda. Konon, pulau ini sering menjadi sasaran bajak laut. Selainmerebut harta benda, perompak ini membawa warga Miangas untuk dijadikan budak di Filipina. Di masa Filipina dikuasai penjajah Spanyol, Miangas dikenaldengan sebutan Poilaten yang memiliki arti: Lihat pulau di sana. Karena diMiangas banyak ditumbuhi palm mulailah disebut Las Palmas. Lambat laun pulauini disebut Miangas.Miangas bukan hanya menjadi sasaran perompakan. Pulau ini memiliki sejarah panjang karena menjadi rebutan antara Belanda dan Amerika. Amerika mengklaimMiangas sebagai jajahannya setelah Spanyol yang menduduki Filipina digeser Amerika. Tapi, Belanda keberatan. Sengketa berkepanjangan terjadi, kasus klaimPulau Miangas ini diusung ke Mahkamah Internasional. Secara geografis, penjajahAmerika Serikat mulai bersentuhan dengan Sulawesi bagian utara sejak akhir abadke 19. Di tahun 1898 itu, Amerika baru saja menguasai Filipina, setelah memerangiSpanyol yang ratusan tahun menduduki negara kepulauan itu. Setelah Spanyolditaklukkan, muncul sengketa antara Amerika dengan Hindia Belanda. Sejumlahwarga Karatung mempertahankan pulau itu sebagai bagian dari gugusan Kepulauan Nanusa. Saat penentuan demarkasi antara Amerika dan Belanda, wakil rajaSangihe dan Talaud, serta tokoh adat Nanusa dihadirkan di Miangas. Dalam pertemuan untuk menentukan pulau itu masuk jajahan Belanda atau Spanyol, salahseorang tokoh adat Petrus Lantaa Liunsanda mengucapkan kata-kata adat bahwaMiangas merupakan bagian Nanusa. Gugusan Nanusa mulai dari Pulau Malo ataudisebut tanggeng kawawitan (yang pertama terlihat) hingga Miangas.
Letak Miangas dan juga beberapa pulau lainnya di gugusan kepulauan SangiheTalaud memang teramat jauh dari pusat pemerintahan RI, dan lebih dekat denganFilipina. Karena tak heran jika penduduknya pun lebih intens bergaul denganmasyarakat Filipina, ketimbang dengan sesama warga negara RI. Apalagi sebagian besar kebutuhan dasar masyarakatnya didatangkan dari Filipina.Pada dekade 1060-an dan 1970-an, hubungan antara Miangas dan Filipina semakinintens seiring dengan adanya kesepakatan bersama mengenai lintas batas antarakedua negara. ironisnya, intensitas hubungan tersebut di satu pihak, dan“keterpencilan” Miangas dari wilayah RI lainnya menyebabkan masyarakatMiangas lebih mengenal profil figur pejabat Filipina ketimbang pejabat Indonesia.Hal ini, baru terungkap, ketika pada awal tahun 1970-an sejumlah pejabat pusatyang menyertai rombongan Wakil Presiden, Sri Sultan Hamengku Buwono IX kewilayah perbatasan melihat beberapa potret Presiden Filipina Ferdinand Marcosmenghiasi rumah penduduk. Agaknya, karena itu pemerintah mulai memperhatikan problema kehidupan masyarakat Sangihe Talaud, antara lain denganmenyelenggarakan pelayaran reguler perintis ke pulau-pulau terpencil ini.Demikian pula, berbagai proyek juga diadakan untuk membuka keterisolasiankawasan perbatasan. Pun demikian, semua itu tentu belum cukup. Artinya, masih perlu berbagai upaya lain, terutama yang berorientasi pada peningkatankemampuan masyarakat agar tidak ketinggalan dengan warga negara tetangga.Betapa pun keterpencilan selalu membuahkan penderitaan bagi masyarakat pulau- pulau di perbatasan, namun mereka tetap merasa sebagai bagian dari bangsaIndonesia. Ini setidaknya tercermin dalam bidang pendidikan yang dengankonsisten tetap berkiblat ke Indonesia. Fenomena yang tentu positif bagi kelestarian keutuhan bangsa dan negara RI.
Namun sekali lagi, akan sangat ideal jika Pemerintah RI dapat memetik pelajarandari berbagai kasus sengketa perbatasan, termasuk dalam sejarah penyelesaianmasalah Miangas, agar tidak ada lagi yang mencoba menggugat status pulau-pulauyang menjadi milik Indonesia. Untuk itu, Indonesia harus dapat membuktikan, bahwa pulau Miangas, pulau Marapit dan pulau Marore adalah sah milik kita,Indonesia telah diakui masyarakat internasional sebagai negara kepulauan.
Ya. Keputusan Mahkamah Internasional tentang Pulau Miangas menjadisalah satu jurisprudensi dalam penyelesaian sengketa kepemilikan pulau- pulau di perbatasan. Namun sengketa tersebut dimenangkan Indonesia(dalam hal ini “Kerajaan Kepulauan Talaud”), dan karenanya statusMiangas sebagai bagian dari wilayah RI telah final diakui masyarakatinternasional berdasarkan Konvensi Hukum Laut Internasional 1982.Kedua, pengetahuan masyarakat Indonesia tentang Miangas memangminim dan terbatas. Ini akibat letak pulau tersebut jauh dari pusat, sehinggakurang mendapat perhatian media massa.Dalam konteks yang pertama, dasar pertimbangan Mahkamah Internasionaldalam memutuskan sengketa Miangas, sesungguhnya tak berbeda dengan pertimbangan yang mendasari keputusannya dalam sengketa Sipadan danLigitan, yakni penguasaan de facto oleh suatu negara. Miangas memanghanya sebuah pulau kecil di tepian Samudera Pasifik, dan merupakan salahsatu pulau yang langsung berhadapan dengan negara tetangga Filipina.Secara geografis Miangas lebih dekat ke Filipina. Karena letak geografistersebut, maka hubungan perekonomian masyarakatnya lebih dekat keFilipina daripada ke Indonesia. Barang-barang kebutuhan konsumsiumumnya berasal dari negeri tetangga itu. Sebaliknya, masyarakat Miangas juga menjual hasil bumi mereka ke Filipina. Namun dalam aspek kultural, penduduk Miangas lebih dekat dengan Indonesia, karena faktor sejarahkerajaan masa lampau